oleh

Wamenparekraf Angela : Bangkitkan Pariwisata Butuh Terobosan Digital

Panjirakyat.net Jakarta – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Angela Tanoesoedibjo menekankan pentingnya terobosan digital dalam upaya membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air, terlebih di tengah pandemi.

Angela mengatakan pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia memberikan dampak yang sangat besar terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga butuh inovasi-inovasi, terutama di bidang digital, guna membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.


Sehubungan dengan hal itu, Angela menilai pembentukan Digital Hub di Kawasan BSD saat ini menjadi sesuatu yang visioner terlebih bagi perkembangan ekonomi kreatif.

Presiden Jokowi, HMI Harus Tumbuh Bersama Zaman sebagai Pelopor Kemajuan Bangsa

Kejar Target Pencairan Bantuan Tunai, Kemensos Koordinasi Perbaikan Data dengan Daerah

“Senang sekali saya berada di sini dan melihat dengan mata kepala saya sendiri Digital Hub Indonesia, luar biasa konsepnya dan ini saya kira adalah yang visioner dan konsep yang tepat sasaran dan yang paling penting adalah tepat waktu. Jadi, kita melihat bagaimana perkembangan digital Indonesia, Pak Menkominfo, Johnny G Plate lebih paham mengenai hal ini, tapi luar biasa sekali, Indonesia tentunya mempunyai potensi yang besar karena populasi kita yang besar dan populasi yang muda, populasi yang konsumtif,” ujar Angela.

Dalam peresmian salah satu kantor yang bergerak di bidang digital di Kawasan BSD, Angela mengapresiasi ekosistem perusahaan digital yang makin kompetitif meskipun di tengah pandemi.


“Saya berada di sini dan melihat sudah banyak perusahaan-perusahaan yang bergabung, perusahaan digital, perusahaan ekologi dan berbagai lembaga pendidikan dan berbagai usaha lainnya yaitu ekosistem dari pada kemajuan digitalisasi Indonesia,” katanya.

Pihaknya beserta kementerian dan lembaga terkait juga tengah membahas rencana pembukaan kembali destinasi-destinasi wisata di Indonesia secara bertahap, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat berbasis CHSE dengan dukungan dari berbagai pihak terkait.

“Bicara pariwisata kita tidak boleh putus harapan, kita harus terus selalu confident dengan pariwisata Indonesia, tentunya butuh dukungan dari seluruh stakeholder terkait bagaimana nanti kita memastikan ketika membuka pariwisata Indonesia kita sudah siap, bukan hanya dari sisi vaksinasi saja tapi dari sisi bagaimana kita dapat menekan angka penyebaran Covid-19 dengan inovasi-inovasi yang didukung secara digital,” harap Angela.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate tak dapat memungkiri bahwa kemajuan teknologi suatu negara tidak terlepas dari peran penting berbagai pemangku kepentingan. Menkominfo mengharapkan seluruh sektor dapat berkolaborasi dan mengadaptasi perkembangan teknologi terkini.

“Bahwa kita akan segera masuk ke suatu era baru, era yang tidak pernah kita ramalkan sebelumnya di mana migrasi kehidupan dan dunia, physical space ke dunia digital. Digital space tidak bisa kita hindari lagi, dengan demikian digital ekonomi kita harapkan bertumbuh dan berkembang secara luar biasa,” terang Menkominfo.


Johnny G Plate menambahkan situasi pandemi Covid-19 kini telah mendorong akselerasi transformasi digital untuk memasuki era baru, yaitu era digital society. Berbagai aktivitas pemerintah maupun masyarakat yang sebelumnya dilakukan secara konvensional secara fisik kini beralih ke ruang digital.

“Dan kita harapkan hilir ICT infrastruktur kita bertumbuh secara eksponensial. Pemerintah Indonesia juga saat ini membangun ICT infrastruktur dan mengambil kebijakan-kebijakan penting untuk menghantar masyarakat Indonesia mengisi dan bermigrasi ke ruang digital. Diantaranya Kominfo sedang menyiapkan untuk memastikan tersedianya spektrum frekuensi yang memadai, kita bersama jaga agar platform digital kita berkembang dan bertumbuh terus,” tutupnya.(pr/fan)

News Feed