oleh

UHC Resmi di Berlakukan, RSUD dr Soetomo Siap Sinergi dengan Pemkot Surabaya

-KESEHATAN-40 Dilihat

Panjirakyat.net Surabaya – Program Universal Health Coverage (UHC) atau pemberlakuan jaminan kesehatan hanya cukup dengan kartu tanda penduduk (KTP) resmi diberlakukan di Surabaya mulai hari ini, Kamis (1/4/2021).

Masyarakat Surabaya yang sudah terdaftar dalam peserta jaminan kesehatan tidak perlu ribet dalam memeriksakan kesehatannya. Tidak perlu surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan.


Ada 42 rumah sakit di Surabaya yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Badan Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan (BPJS), salah satunya RSUD Dr. Soetomo.

Pemprov Jatim Terima Penghargaan BKN Award 2020 Untuk Dua Kategori

Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal di Manado

Dirut RSUD Dr. Soetomo saat ini, dr Joni Wahyuhadi mengatakan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Pemkot Surabaya dan BPJS dalam memberikan pelayanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP. Hal ini dilakukkannya demi mensukseskan pemberian pelayanan terhadap masyarakat.


Kendati demikian, RSUD dr. Soetomo sampai saat ini masih melayani pasien jika ada rujukan dari rumah sakit yang ada dibawahnya.

“RSUD dr.Soetomo menjadi rumah sakit rujukan. Prosesnya masih seperti sebelumnya. Ada rujukan dari rumah sakit di bawahnya,” ujar dr Joni saat dikonfirmasi panjirakyat.net .


Untuk pelayanan kesehatan di RSUD dr. Soetomo dr. Joni mengakatan sejauh ini pihak rumah sakit melayani pasien seperti sebelum-sebelumnya. “Kalau melayani pasien seperti biasa,” katanya.


Sebelumnya juga, Kepala Dinas Kesehatan, Febria Rachamanita menjelaskan untuk RS rujukan, ia memastikan mengikuti mekanisme rujukan berjenjang. Artinya, apabila pasien dapat tertangani di puskesmas saja maka tidak perlu dirujuk ke rumah sakit.


“Saya tekankan jadi tidak bisa langsung serta merta datang ke rumah sakit ya. Faskes pertama adalah puskesmas/klinik. Nanti, jika memang membutuhkan rujukan pihak puskesmas pasti memberi rujukan kepada rs yang dianjurkan. Tetapi, jika cukup terselesaikan di puskesmas, tidak perlu datang ke rumah sakit. Semua layanan tetap sesuai peraturan BPJS,” jelasnya.(pr/ttk)