oleh

Survei ARCI Parpol Jatim: PKB Pertama, PPP Diurutan Ketuju ; Berikut elektabilitanya

-JAWA TIMUR-59 Dilihat

Panjirakyat.net  Surabaya – Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terkait elektabilitas partai politik (parpol) di Jatim. Hasilnya, PKB masih teratas dengan elektabilitas 19,9%.

“PKB masih teratas, bersaing ketat dengan PDI Perjuangan di peringkat kedua. Dan Gerindra di peringkat ke-3 selanjutnya disusul Golkar, Demokrat, Nasdem dan PPP ini sewaktu-waktu berpeluang mendekati satu sama lain” kata Baihaki Sirajt Direktur ARCI di Surabaya, Kamis (12/5/2022).

Baihaki membeberkan, faktor utama PKB berada di peringkat pertama ialah kedekatan partai dengan basis-basis Nahdlatul Ulama (NU) di Jatim.

Sementara, PDI Perjuangan yang menjadi partai pemenang di Jatim pada Pileg 2019, dalam survei ARCI elektabilitasnya di angka 16,2%. Tidak terpaut jauh di peringkat ke-3 ada Partai Gerindra dengan elektabilitas 14,9%.

KPK kembali panggil politisi Demokrat, Andi Arief

Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jatim Pantau Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

“Gerindra ini luar biasa sosialisasinya saat ini. Di bawah pimpinan Anwar Sadad, salah satunya Gerindra ini sangat masif turun ke bawah, juga sering mendapat porsi pemberitaan di Jatim,” jelasnya.

Menurut Baihaki, Gerindra bertarung ketat dengan PKB di wilayah Tapal Kuda. Di wilayah ini, kedua partai berebut basis Nahdlatul Ulama (NU).

“Gerindra juga bersaing ketat dengan PKB di wilayah Tapal Kuda berebut suara nahdliyin,” imbuhnya.

Menurut Baihaki, komposisi 3 besar parpol di Jatim menurut hasil survei tidak akan jauh dari PKB, PDIP, dan Gerindra.

Survei yang dilakukan ARCI dikakukan di 38 kabupaten/kota Jatim. Survei ini memakai multistage random sampling. Ada 1.200 responden yang berpartisipasi, dengan margin of error sebesar 3%, dengan tingkat kepercayaan 95%.

Berikut elektabilitas parpol di Jatim:

1. PKB, 19,9%
2. PDIP, 16,2%
3. Gerindra, 14,9%
4. Golkar, 10,1%
5. Demokrat, 7,6 %
6. NasDem, 6,9%
7. PPP, 5,5%
8. PAN, 3,2%
9. PKS, 2,7%
10. Perindo, 1,9%
11. Hanura, 1,4%
12. PSI, 0,5%
13. Berkarya, 0,25%
14. Tidak diketahui, 8,95%.(pr/tok)