oleh

PPP Jatim Tegaskan Tidak ada Pengaruh Suharso Mundur dari KIB

-Politik-8910 Dilihat

Panjirakyat.net Surabaya – Eks Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa akan mengundurkan diri dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) setelah dirinya diganti oleh Muhammad Mardiono dari Pucuk Pimpinan PPP.

Menanggapi mundurnya Suharso dari KIB, Wakil Sekretaris PPP Jawa Timur Ahmad Zazuli menegaskan tidak ada pengaruh apa-apa terhadap solidnya KIB. Hal tersebut dikatakannya karena hubungan KIB saat ini berada di tangan Mardiono, dan hubungan Mardiono dengan Ketum PAN dan Golkar sebagai anggota KIB masih baik-baik saja.

“Dengan diangakatnya Pak Mardiono sebagai Plt Ketum PPP malah dapat merangsang kesolidan KIP di level kabupaten/kota,” kata Zazuli, saat dikonfirmasi, Kamis 22 September 2022.

Ia jelaskan tidak pengaruhnya sosok Suharso kepada KIB, sebab koalisi tersebut dibangun atas kehendak partai, bukan berdiri diatas sosok ketum partai. “KIB akan terus berjalan siapapun pemegang tampuk kepartaiannya,” ujarnya.

Kepala BNPB tegaskan sudah lakukan sinergi tangani bencana nasional

Bersama Media Polres Kediri Sampaikan Wawasan Kebangsaan

Di internal PPP sendiri, lanjutnya, saat ini kader PPP sudah sepakat setia terhadap Mardiono setelah kemenkumhan mengesahkan hasil mukernas yang mengangkat Mardiono sebagai Plt PPP Jatim.

“Insyaallah tidak ada pengaruh apa-apa. Sebab dibawah, juga sudah dilakukan konsolidasi para kader dan sepakat setia kepada kepemimpinan Pak Mardiono,” ujarnya.

Zazuli menuturkan, kepemimpinan PPP saat ini lebih diterima warga Nahdliyin, khusunya lingkungan pesantren. Sebab, secara historis orang tua Mardiono sendiri adalah santri salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, Kiai Wahab Hasbullah.

“Kami lihat Plt Ketum Mardiono lebih diterima di Kalangan pesantren, karena masih memiliki nasab keilmuan dari Mbah Wahab Hasbullah,” kata mantan fungsionaris IPNU Jatim ini.(pr/Dea)