oleh

LPBI NU Jatim Ajak Pesantren Bangun Konsep Santri Tangguh Bencana

-JAWA TIMUR, NEWS-41 Dilihat

Panjirakyat.net Surabaya – Mulai memasuki musim penghujan tahun ini, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Jawa Timur sangat getol dalam melakukan sosialisasi peduli lingkungan serta mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk selalu senantiasa sigap dalam merespon kejadian Bencana alam di musim pandemi ini.

Dalam situasi seperti saat ini (sesuai informasi BMKG) bahwa fenomena alam Lanina akan berlangsung di Indonesia sampai Bulan Maret 2021 sehingga Indonesia sedang dikepung bencana, selain bencana non alam (pandemi Covid19) dan Bencana Alam seperti Banjir bandang, tanah longsor yang dikarenakan cuaca ekstrem dan debit air laut yang tinggi karena intensitas dan debit air hujan yg tinggi.

PWNU Jatim Laksanakan Vaksinasi, 98 Kiai Khos Ikut Disuntik Vaksin

Ketua PWNU Jatim Tegaskan Ponpes se-Jatim Sejalan Dengan Vaksinasi

Dalam hal ini Syaiful Amin ketua Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Jatim Menyampaikan beberapa konsep untuk mengurangi risiko bencana, salah satunya Pesantren Tangguh Bencana yang disingkat SANGGUB sehingga seluruh Pondok Pesantren yang ada di Jawa Timur siap menghadapi bencana ini.


Konsep SANGGUB ini berarti memastikan bahwa pengasuh, pengurus dan santri Pondok Pesantren memiliki kesadaran yang tinggi akan risiko bencana minimal pengurus dan santri perlu dibekali keterampilan dan kemampuan menangani bencana.”imbuh Amin

Namun juga Perlu adanya regulasi dari pemerintah daerah Atau BPBD dan Kemenag setempat yang mendukung untuk disosialisasikan ke Pondok pesantren di lingkungan mereka seperti yang dilakukan oleh BNPB yaitu Satuan pendidikan aman bencana (SPAB). Namun sejauh ini SPAB Sering terabaikan, baru reaktif ketika ada bencana, hal ini tidak boleh terjadi. Karena Bencana ini tidak mungkin bisa dihindari TAPI hanya bisa mengurangi Risiko dari Bencayna itu”tegas Syaiful Amin

PWNU Jatim Laksanakan Vaksinasi, 98 Kiai Khos Ikut Disuntik Vaksin

Kapolda Jatim Gandeng PWI Perangi Berita Hoax di Wilayah Jatim

“Kemudian output yang akan didapat oleh Pesantren Tangguh Bencana, Kami harapkan bisa menjadi ujung tombak dalam kepedulian Penanggulangan Bencana berbasis lingkungan” kata dia.

Amin juga mengatakan konsep SANGGUB ini juga akan kembali dikoordinasikan dengan berbagai pihak dan diharapkan pesantren tangguh ini bisa menjadi prototipe pesantren-pesantren lain di Jawa Timur dan seluruh Indonesia.”pungkasnya.(pr/fan)