oleh

Forum kebangsaan Jawa Timur Mengutuk Keras Kejadian Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makasar

-NASIONAL-50 Dilihat

panjirakyat.net Surabaya – Kejadian Bom Bunuh Diri yang terjadi di Gereja Katedral Makasar, merespon semua pihak tidak terkecuali Forum Kebangsaan Jawa Timur (FKJ) Forum yang terdiri dari element Pemuda Lintas Agama serta lintas Organisasi Kepemudaan di Jawa Timur tersebut, mengutuk keras kejadian ledakan yang diduga bom yang terjadi di depan Gereja Katedeal, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu 28 Maret 2021 pagi.

“Kami Forum Kebangsaan Jawa Timur mengecam dan mengutuk keras aksi peledakan bom di sekitar tempat ibadah yang terjadi hari ini,”tutur Ahmad Zazuli media.


Dia meyakini bahwa pelaku ledakan tidak berkaitan dengan agama tertentu, sebab setiap agama tidak mengajarkan melakukan kejahatan apalagi sampai mengorbankan dirinya untuk melakukan teror.”tambah Zazuli yang juga ketua aliansi cinta NKRI

Sementara Arnold L Panjaitan mengatakan “Kami berharap Bapak Kapolri untuk mengusut tuntas kasus ini, dan mengevaluasi kinerja BNPT yang sering kecolongan” tuturnya

Bom Meledak di Gereja Katedral Makasar, Polri Langsung Gerak

Peduli Warga Kapolresta Tangerang Tinjau Rumah Warga yang Akan Dibedah

Selain itu, Arnold juga berharap agar warga gereja di seluruh Jawa Timur dapat menyikapi kasus ini dengan penuh hikmat dan kebijaksanaan, serta tidak terprovokasi pemberitaan media mainstream.


Ketua pemuda Hindu Jawa Timur, I Nyoman Bintare Prayudi menambahkan, kami mengimbau kepada semua pihak untuk tetap tenang dan tidak mengambil kesimpulan atau spekulasi sendiri sendiri. Biarkan pihak kepolisian bekerja untuk mengungkapnya,” tambahnya.

Melihat kejadian tersebut kami meminta kepada pemerintah untuk segera melakukan asesmen jaringan yang diduga kelompok radikal segera di brangus, tambah Hendrik pembina FKJ.


Sebagaimana diketahui, ledakan yang diduga bom terjadi di Gereja Katedral Makassar pada Minggu pagi, 28 Maret 2021 pukul 10:28 WITA.

Saat terjadi ledakan diketahui jika sejumlah jemaah gereja tengah beribadah di lokasi kejadian, Menurut kesaksian warga setempat yang membenarkan insiden tersebut, mengatakan jika suara dentuman terdengar setidaknya dari jarak satu kilometer dari Katedral dan Imbas dari ledakan tersebut, aparat keamanan mengimbau warga untuk tidak berkerumun di lokasi kejadian.(pr/dea)