oleh

Emma Raducanu Juara Grand Slam AS Terbuka

Panjirakyat.net Jakarta – Tidak ada kata yang layak untuk mengungkapkan penampilan Emma Raducanu sepanjang Amerika Serikat (AS) Terbuka 2021 ini, selain luar biasa.

Bertanding sejak babak kualifikasi, petenis Inggris Raya tersebut tak pernah kalah satu set pun.


Termasuk kala menundukkan Leylah Fernandez di final.

Raducanu menang straight set 6-4, 6-3.


Hasil ini sekaligus menorehkan rekor baru, yakni satu-satunya petenis yang menjuarai grand slam AS Terbuka sebagai petenis kualifikasi.


‘’Leylah selalu bermain luar biasa. Itu pula alasan mengapa dia berada di sini (final),’’ ucap Raducanu saat seremoni penyerahan trofi.

‘’Aku tahu aku harus bermain sangat solid. Aku selalu berdoa agar tidak melakukan double fault dan aku bisa melakukannya,’’ tandasnya.

Menaker Ajak Pekerja Informal Ikut BPJS Ketenagakerjaan, ini Untungnya

ISNU Jatim Peduli Lingkungan Pesisir Bikin Gerakan Tanam 10 Ribu Pohon Mangrove

Raducanu juga menyamai torehan ratu tenis dunia Serena Williams yang menjuarai grand slam di usia 18 tahun. Itu terjadi pada 1999 saat adik Venus Williams itu mengalahkan Martina Hingis.


‘’Aku rasa ini menunjukkan masa depan tenis dunia di sektor tunggal putri,’’ ucapnya.


Atas kemenangan di final tersebut Raducanu berhak atas hadiah uang tunai USD 2,5 juta atau Rp 35,6 miliar.


Dia juga menyandang status petenis putri pertama Inggris Raya yang berhasil menjuarai grand slam sejak Virginia Wade pada Wilmbledon 1977.(pr/Dea)


News Feed