oleh

Bersama AWS, Diskominfo Jatim Sosialisasi Migrasi TV Analog ke Digital

-JAWA TIMUR-65 Dilihat

Panjirakyat.net Sidoarjo – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jatim bersama Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) menggelar sosialisasi migrasi TV Analog ke TV Digital di kantor Desa Kedensari, Tanggulangin, yang dihadiri oleh Kades, Camat Tanggulangin serta warga desa, Sabtu (23/4/2022), petang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Hudiyono mengatakan migrasi TV analog ke TV digital harus direalisasikan pada tahun 2022 ini. Tujuannya supaya ada tata kelola jaringan yang baik dan efektif. Sosialisasi juga dilakukan terus menerus dengan memanfaatkan media massa, serta berkoordinasi dengan Balai Monitoring (Balmon), Kemenkominfo dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jatim.

“ Kami akan lebih masif berkomunikasi dengan masyarakat. Bagaimana kita dukung peningkatan kualitas penyiaran melalui migrasi analog ke TV digital. Kami menghimbau masyarakat untuk turut menyukseskan program ini, dengan adanya peralihan ke siaran digital salah satunya adalah untuk penghematan frequensi , dengan siaran digital, satu frekuensi bisa ditempati oleh 6-12 stasiun TV,“ ujar Hudiyono.

Gubernur Khofifah Hadiri Harlah PMII Ke-62 Pengurus Koordinator Cabang Jatim

Tolak Klaim Malaysia, Sahabat Indonesia Satu Gelar Atraksi Reog Ponorogo

“Dengan teknologi siaran digital banyak value yang di peroleh masyarakat seperti gambar yang ditampilkan lebih bersih, jernih, lebih cangih karena frequensi dan informasi lebih cepat sampai ke masyarakat, banyak programnya serta tetap gratis menontonnya, karena TV Digital tidak memerlukan biaya internet, tidak seperti TV satelit atau parabola yang berbayar. Masyarakat cukup melengkapi TV analognya dengan Set Top Box (STB) seharga Rp. 200.000, yang bisa dibeli secara mandiri di toko – toko elektronik atau di market place online dengan harga yang terjangkau, “ jelas Hudiyono .

Hudiyono juga menjelaskan tentang proses pembagian STB gratis oleh Kementerian Kominfo yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Untuk penerima bantuan STB adalah warga kurang mampu atau rumah tangga miskin yang masuk dalam daftar DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Kemensos.

Hudiyono berharap, melalui sosialisasi ini masyarakat paham dan mengerti manfaat TV Digital serta mengetahui cara memperoleh atau membeli set top box jika di rumahnya masih menggunakan televisi analog.

Kades Kedensari Mustakim dan Camat Tanggulangin Sabino Mariono sepakat untuk segera melakukan langkah dengan mensosialisasikan dan mengkomunikasikan dengan pihak terkait seperti RT/RW, stakeholder dan kelompok masyarakat agar program pemerintah ini segera terealisasi.

Martuji – Ketua AWS, mendukung program pemerintah ini dengan menyampaikan informasi melalui media cetak atau media lainnya serta memberikan edukasi kepada masyarakat dan mendirikan posko pelayanan informasi demi kelancaran program ini agar migrasi TV Analog ke Digital terealisasi sesuai tahapan yang sudah dijadwalkan, bahwa Analog Swich Off (Aso) akan dimulai pada 30 April 2022 dan berakhir pada 2 November 2022.

ASO pada tahap pertama dimulai pada tanggal 30 April 2022, yaitu meliputi Sampang, Pamekasan, Sumenep, Lumajang, Jember, Bondowoso, Banyuwangi dan Pacitan. Sedangkan tahap dua pada 25 Agustus 2022 meliputi Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Bangkalan, Jombang, Pasuruan Kab/kota dan Mokokerto Kab/kota. Tahap ketiga pada 2 November 2022 meliputi Malang Kab/Kota, Batu, Probolinggo Kab/Kota, Kediri Kab/Kota, Tulungagung, Blitar Kab/Kota, Nganjuk, Bojonegoro, Tuban, Madiun Kab/Kota, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, dan Ngawi.(pr/Dea)