oleh

AMS Demo Kantor Bappeda Tolak Tambang Fosfat

-DAERAH, NEWS-136 Dilihat

Panjirakyat.net Sumemep – Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur menggelar aksi Demontrasi soal perubahan RTWW tentang Fosfat di Depan Bappeda JlnbTrunojoyo No.120.

Dalam aksi tersebut menyoal rencana pemerintah Kabupaten untuk merencanakan untuk menambah kawasan peruntukan pertambangan fosfat. Pada awalnya ada 8 kecamatan.

Dalam perda nomor 12 tahun 2013 tentang RTRW tahun 2013-2023 pada pasal 40 ayat 2 menjadi 17 kecamatan.


Oleh Sebab itu, AMS meminta untuk menghapus pasal 40 ayat 2 karena dinilai berbenturan pasal 32 tentang kawasan rawan bencana alam dan pasal 33 tentang kawasan lindung geologi pada perda RTRW.

Peringati Hari Perempuan Sedunia Gempar Sumemep Gelar Aksi Solidaritas

Cegah Paham Radikal, Polresta Sidoarjo Gelar FGD Dihadiri Tim Div Humas Polri

Orator Aksi Dinda, meminPemerintah mestinya memfaatkan lahan pertanian sebagai penopang untuk mengenteskan kemiskinan bukan justru membuka kran pertambangan yang memperluang hanya untuk kepentingan investor.


“Bukan justru membuka kran investasi melalui tambang fosfat,” teriak dinda.

Dinda mengingatkan pemerintah Kabupaten bahwa rata-rata masyarakat Sumenep merupakan petani sebagai mata pencaharian. “Bapak kita merupakan petani namun ketika lahan pertanian di rusak kita mau apa,” kata Dinda dengan suara lantang.

Selama ini, ruang perpolitikan perempuan hanya terbatas namun dirinya menegaskan bahwa hari ini secara tegas menolak adanya pertambangan yang mengabaikan aspek lingkungan.(pr/rus)