oleh

Aktivis 98 Laporkan Gubernur Khofifah ke Polda Jatim terkait dugaan pelanggan Prokes

-JAWA TIMUR-37 Dilihat

Panjirakya.net Surabaya – Aktivis 98 melaporkan Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardal dan Sekretaris Daerah Jatim, Heru Cahjono ke Polda Jatim, Senin (24/5/2021).

Laporan yang dilayangkan Aktivis 98 terkair pesta ulang tahun Khofifah di tengah pandemi Covid-19 yang diadakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Sang pelapor, Roni Agustinus mengatakan, acara ultah tersebut dianggap dapat mencoreng penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang selama ini diterapkan.

Kapolda Sulsel: Sebanyak 14 Polsek di Wilayah Hukum Polda Sulsel Diputuskan Tidak Lakukan Penyidikan

Kemenag Tunggu Pengumuman Resmi Saudi Soal Haji Tahun ini

“Dalam hal ini pejabat publik Khofifah sebagai Gubernur, Emil sebagai Wagub dan Heru sebagai Sekdaprov atas pelanggaran Prokes,” kata Roni di Polda Jatim.

Selain itu, laporan yang juga dilayangkan Aktivis 98, terkait dugaan gratifikasi yang dilakukan pejabat publik tersebut. Dugaan tersebut, sebab tidak adanya kejelasan terkait dana yang dipakai untuk penyelenggaraan ultah ini.

“Kedua, kami melaporkan adanya dugaan gratifikasi terhadap penyelenggaraan acara ultah yang dilakukan di Gedung Grahadi,”

Terkait klasifikasi Khofifah, tentang ultahnya kali ini, Roni merasa kecewa. Sebab, menurutnya, Khofifah terkesan memojokkan jurnalis yang dengan mengatakan pemberitaan itu tidak faktual. “Saya juga aktivis 98 yang juga berprofesi sebagai jurnalis. Saya menyayangkan statement dari Khofifah saat klarifikasi bahwa berita tersebut diviralkan oleh teman-teman jurnalis sebagia berita yang tidak faktual,” tuturnya.

Oleh karenanya, ia berharap Polda Jatim segera memproses laporan ini. Bagaimanapun, ia katakan kesamaan derajat dimata hukum harus terus ditegakkan. “Seperti masyarakat yang lain ketika melakukan kegiatan kan dibubarkan dan diproses secara hukum. Kami minta kesamaan di depan hukum,” katanya.(pr/tok)