oleh

9 Maret: Hari Musik Nasional Momentum Kebangkitan Musik Nasional

-RUANG PUBLIK-65 Dilihat

Panjirakyat.net Surabaya – Setiap tanggal 9 Maret, sejak 8 tahun terakhir kita peringati sebagaui hari Musik Nasional. Musik merupakan bagian penting dari ekspresi selera berkesenian manusia.

Manusia tidak bisa dilepaskan dari keinginan nya untuk mendengarkan musik. Ritme dan intonasi nada dalam music selalu memberikan rasa nyaman dan kebahagiaan bagi yang mendengarkannya.

Peradaban dunia tapi seni music, seperti tak memiliki ‘nuansa’ estetikanya. Musik lah yang membuat peradaban itu berjalan secara manusiawi.


Tidak ada suku bangsa yang tidak memiliki seni musiknya masing-masing. Musik dalam setiap suku bangsa, telah menjadi identitas yang melekat kuat dalam aktivitas kebudayaannya. Hampir semua ritual dalam setiap tradisi, banyak menggunakan music sebagai sarana ritusnya, yang kemudian menjadi bagian dalam tradisi masing-masing.

Mengingat arti pentingnya seni music bagi manusia, agar hidup semakin manusiawi, tidak heran jika negara merasa perlu menetapkan adanya Peringatan Hari Musik Nasional. Hari Musik Nasional -meski gaungnya tidak begitu menguat, bahkan hamper tidak ada masyarakat yang merayakannya; harusnya menjadi momentum untuk membangkitkan kembali apresiasi masyarakat terhadap seni Musik. Meningkatnya apresiasi masyarakat terhadap music akan Kembali menggairahkan seni music tanah air, baik yang hanya berfungsi sebagai ritus budaya, apalagi yang menjadikan music sebagai suatu industry. Apalagi jika diarahkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif.

Harus diakui, saat ini, music belum menjadi bagian penting dari skema pengembangan ekonomi kreatif; Musik masih dianggap kalua jauh dengan industry fashion dan industry food (kuliner). Padahal dibanyak negara, seperti Korea Selatan, India, Amreika Serikat, industry music telah memberikan kontribusi luar biasa bagi perekonomian mereka.

PT Petrogas Jatim Utama Terlalu Lama Dipegang Plt, Aliansi Cinta NKRI Desak Gubernur Khofifah Segera Lakukan RUPS Luar Biasa

Konflik Internal Partai Demokrat Jangan Menyeret Nama Jokowi, Ketua Umum Gercin Sarankan Moeldoko Dirikan Partai Baru

Bahkan hadirnya icon-icon music popular seperti K-Pop (Korean pop) telah menjadi magnet luar biasa bagi industry music dunia, termasuk di Indonesia. Jutaan penggemar K-Pop ada di Indonesia; dan tentu saja itu akan mendatangkan potensi ekonomi yang cukup tinggi.

Karenanya, Hari Musik Nasional; harus di’viral’kan; sebagai momentum Kebangkitan Musik Nasional, serta memberikan ruang berkreasi seluasnya bagi pekerja seni atau pemusik yang selama pandemic ini kehilangan sumber penghasilan.


Pandemi covid 19 membuat banyak seniman tidak dapat job manggung. Konser music dilarang, pentas music di café-café tidak diperbolehkan, dan sebagainya. Pandemi covid ini membuat banyak pekerja seni (music) harus mengecangkan ikat pinggang atau beralih profesi demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Itulah sebabnya, peringatan Hari Musik Nasional ini harus menjadi momentum kebangkitan industry music di tanah air, sekaligus meningkatkan apresiasi kepada pemusik dan industry music.

Negara harus hadir memberikan perlindungan ekonomi dan fasilitas lainnya kepada seniman music dan seniman lainnya, agar ruang berkreasi mereka tidak berhenti dan tidak mati. Kepedulian negara dan apresiasi warga akan Kembali menggairahkan industry music tanah air.(pr/nj)